Puisi untuk Ibu

Sekian lama kau menjagaku.

Menjamak ku dalam setiap ketidak berdayaanku dalam setiap langkah yang ku tapak.

Tapi, kadang cintaku padamu masih rapuh. Mudah layu. Dan bahkan kadang tiada bercahaya.

Maafkan aku ibu. Jika aku tak pernah bisa jadi apa yang Kau inginkan.

Namun, pahamilah. . Diriku sangat merindukanmu hadir dalam setiap waktuku.

Dirimu lah yang berarti dalam hidupku. Tanpamu, ntah bagaimana dunia kan merenggut nyawaku.

Entah masih ada lagi harapanku, mimpiku, khayalanku yang kini jadi kekuatan.

Ketahuilah ibu, bahwa cintaku padamu tak terucap.

Cintaku tak semudah kata.

Cinta ini akan selalu terpatri dalam hidup ini,

hingga nanti saat akupun nanti telah berada di kehidupan yang lebih fana.

untukmu “mama”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: